Etika Pergaulan Perempuan Dalam Bermasyarakat Perspektif Al-Qur’an

Penulis

  • Yuli Karlina UIN Sunan Gunung Djati Bandung Penulis
  • Solehudin UIN Sunan Gunung Djati Bandung Penulis
  • Irma Riyani UIN Sunan Gunung Djati Bandung Penulis

Kata Kunci:

etika, masyarakat, mawḍū’ī, pergaulan, perempuan

Abstrak

Perubahan zaman telah menggeser nilai-nilai etika pergaulan sehingga muncul berbagai permasalahan sosial seperti pergaulan bebas, hubungan pra-nikah, kekerasan seksual, dan perundungan yang mengindikasikan krisis moral masyarakat. Penelitian ini bertujuan: (1) mengidentifikasi ayat-ayat Al-Qur'an tentang etika pergaulan perempuan dalam bermasyarakat, dan (2) merumuskan implementasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sosial kontemporer. Metode yang digunakan adalah kualitatif berbasis library research dengan pendekatan tafsir mawḍū’ī (tematik), disertai triangulasi minimal tiga kitab tafsir per klaster ayat (Tafsīr Ibn Katsīr, Tafsīr al-Mishbāh, dan Tafsīr al-Munīr). Data diperoleh melalui penelusuran sistematis di Google Scholar, JSTOR, dan basis data SINTA, dengan prioritas publikasi 2019–2025. Hasil penelitian mengidentifikasi tujuh klaster tematik: (1) larangan penyimpangan seksual (Q.S. Al-A'rāf [7]:81; Q.S. Al-Naml [27]:55); (2) etika berbicara dengan non-maḥram (Q.S. Al-Aḥzāb [33]:32); (3) batas interaksi sosial (Q.S. Al-Aḥzāb [33]:55; Q.S. Al-Nūr [24]:31); (4) etika berpakaian (Q.S. Al-Aḥzāb [33]:59; Q.S. Al-Nūr [24]:60); (5) penegakan keadilan sosial (Q.S. Al-Nisā' [4]:15); (6) kesetaraan gender dan peran sosial (Q.S. Al-Nisā' [4]:32); serta (7) etika dasar bermasyarakat (Q.S. Al-Ḥujurāt [49]:11). Seluruh klaster bermuara pada lima prinsip, yaitu: iffah, ḥayā', menjaga batas interaksi, menjauhi perilaku menyimpang, dan menumbuhkan saling menghormati. Etika pergaulan perempuan dalam Al-Qur'an bersifat universal dan aplikatif sebagai panduan komprehensif membangun masyarakat yang bermartabat dan berakhlak mulia. 

Referensi

Al-Zuhaili, W. (2016). Tafsir al-Munir: ’Aqidah, Shari’ah, Manhaj (Vol. 9; A. H. Al-Kattani & others, Trans.). Gema Insani.

Amir, H., Asmarika, Y. F., & Syukri, I. S. (2023). Peran pendidikan Islam dalam pembentukan karakter religius peserta didik melalui pendidikan Islam berbasis kisah-kisah dalam Al-Qur’an di era digital. Reflection: Islamic Education Journal, 1(1), 34–48.

Anisa, R. (2025). Konsep bergaul bagi perempuan dalam Al-Qur’an: Studi tafsir tematik Quraish Shihab terhadap QS. An-Nur: 31 dan QS. Al-Ahzab: 32. Al-Watzikhoebillah: Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Tafsir, 11(2), 112–128.

As-Suyuti, J. (2008). Al-Itqan fi ’Ulum Al-Qur’an. Resalah.

Asri, R. F. (2018). Pengaruh lingkungan pergaulan terhadap prestasi belajar siswa SMA Hasrati Kendari. Jurnal Pendidikan Sosial, 5(2), 45–58.

Az-Zuhaili, W. (2013). Tafsir Al-Munir (Vol. 2). Gema Insani.

Bertens, K. (2007). Etika. Gramedia Pustaka Utama.

Fina, L. I. N., & Wahyuni, Y. S. (2022). Reclaiming Islamic Religious Interpretations through Women’s Experience. In F. Jussawalla & D. Omran (Eds.), Muslim Women’s Writing from Across South and Southeast Asia (pp. 179–195). Routledge.

Firda, N., Anisah, R., & Rahmawati, S. (2024). Etika pergaulan perempuan dalam perspektif tafsir al-Mishbah. Jurnal Studi Islam Dan Kemasyarakatan, 7(1), 55–70.

Fitri, R. L., & Ridwan, A. (2024). Pendidikan akhlak di era digital: Pengaruh konten Islami di Instagram terhadap pembentukan karakter remaja dalam perspektif sosial. Social Studies in Education, 2(2), 157–172. https://doi.org/10.15642/sse.2024.2.2.157-172

Gusmian, I. (2019). Tafsir gender di Indonesia: Antara wacana dan praktik. Jurnal Al-Tahrir, 17(2), 233–257. https://doi.org/10.21154/altahrir.v17i2.1238

Ibnu Katsir, A. al-F. I. (2004). Tafsir Ibn Katsir (Vol. 3 and 6; M. A. Ghoffar & others, Trans.). Pustaka Imam Asy-Syafi’i.

Jahar, A. S. (2020). Relasi gender dalam Al-Qur’an dan konteks sosial Indonesia. Jurnal Al-Jami’ah, 58(1), 1–30. https://doi.org/10.14421/ajis.2020.581.1-30

Kamil, S. (2021). Etika Islam: Kajian Etika Sosial dan Lingkungan Hidup. Kencana.

Malaka, A. (2021). Berbagai metode dan corak penafsiran Al-Qur’an. Bayani, 1(2), 143–157. https://doi.org/10.52496/bayaniv.1i.2pp143-157

Masruroh, E. (2022). Karakteristik wanita dsalidhah dalam Al-Qur’an: Studi komparatif Tafsir al-Sha’rawi dan Tafsir Firdaus al-Na’im. El-Waroqoh, 6(2), 103–131. https://doi.org/10.28944/el-waroqoh.v6i2.704

Mawarni, A., Syawaluddin, W. H., Nashiruddin, M., Hafizh, F., & Damanik, A. (2024). Etika pergaulan dalam perspektif Al-Qur’an: Studi analisis Surah Al-dHujurat ayat 10--13. MODELING, 11(3), 210–225.

Nafisah, S. L., & Fandana, R. (2024). Kebolehan wanita berkarir dalam perspektif Al-Qur’an: Studi Tafsir al-Mishbah karya Quraish Shihab. TAFAKKUR, 5(2), 88–105.

Naingolan, A. E., & Kartini, K. (2024). Istilah etika, pengertian etika komunikasi, dan etika komunikasi persuasif. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 5004–5013. https://doi.org/10.31004/jptam.v8i1.12345

Nasir, M., Subhi, M., Samwil, Ridha, I., Gunandar, J., Pratama, A., & Ikhsan. (2023). Pendidikan karakter anak dalam Al-Qur’an Surat Al-A’raf ayat 31--33. ISTIFHAM, 1(1), 45–60.

Nihayah, N. S., Yulingga, S. D., & Putri, R. D. (2022). Fenomena seks pranikah pada masa remaja. Flourishing Journal, 2(12), 741–750. https://doi.org/10.17977/um070v2i122022p741

Nurohim, A., & Jannah, H. R. (2020). Pakaian muslimah dalam Al-Qur’an antara tafsir Hasbi ash-Shiddiqy dan Quraish Shihab. Suhuf, 32(1), 45–60.

Quran, R. F. (2022). Kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(15), 480–486.

Rahmatiah, Poli, A. R., & Ridwan, M. S. (2024). Problematika bagi pelaku pelecehan seksual dalam tinjauan hukum Islam. Al-Ubudiyah, 5(2), 112–128.

Rokim, S., & Triana, R. (2021). Tafsir maudhui: Asas dan langkah penelitian tafsir tematik. Al-Tadabbur, 6(2), 409–424. https://doi.org/10.30868/at.v6i02.2057

Saifullin, D., Okan, S., & Akimkhanov, A. (2026). Women Rights from Islamic Perspectives: Navigating Rights, Challenges and Contemporary Perspectives. Frontiers in Sociology, 10, 1727894. https://doi.org/10.3389/fsoc.2025.1727894

Shihab, M. Q. (2021). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an (4th ed., Vol. 10). Lentera Hati.

Sulaiha, & Mu’iz, A. (2020). Adab berinteraksi antar lawan jenis pada QS. Al-Nur ayat 30--31: Studi penafsiran Sayyid Qudtb dalam Tafsir Fi dZilal al-Qur’an. El-Waroqoh, 4(2), 89–108. https://doi.org/10.28944/el-waroqoh.v4i2.318

Susilawati, S., & Rahmah, E. N. N. R. (2022). Analisis nilai-nilai adab perempuan berbasis ayat-ayat nisaiyyah dalam Al-Qur’an. Al-Bayan, 3(1), 55–72.

Tanjung, I., & Assifa, F. (2025, May). Murid SD Tewas Dipukuli 5 Kakak Kelas, Orangtua Tak Akan Tenang Sebelum Pelaku Dihukum. Retrieved from https://regional.kompas.com/read/2025/05/27/215925378/

Tihul, I. (2024). Menelaah QS. Al-dHujurat ayat 11--12: Upaya menyelamatkan diri dari menggunjing dan fitnah menjelang Pilpres 2024. Alasma, 5(2), 82–93.

Tiyas, M. W. (2023). Etika pergaulan perspektif QS. Al-dHujurat: Studi tafsir tematik. Jurnal Riset Tindakan Indonesia, 8(2), 145–160. https://doi.org/10.29210/30034559000

Wijayanti, R. (2017). Jilbab Sebagai Etika Busana Muslimah dalam Perspektif Al-Qur’an. Cakrawala: Jurnal Studi Islam, 12(2), 151–170.

Yahya, A., Yusuf, K. M., & Alwizar, A. (2022). Metode tafsir (al-tafsir al-tadhlili, al-ijmali, al-muqaran dan al-mawddu’i). PALAPA, 10(1), 1–13.

Zainal, M. (2019). Pengantar Sosiologi Hukum. Deepublish.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30

Artikel Serupa

11-16 dari 16

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.