Pengelolaan Emosi Sedih dalam Al-Qur'an: Kajian Tafsir Maudhū'ī Farmāwī
Kata Kunci:
emosi sedih, pengelolaan, Al-Qur’anAbstrak
Kesedihan merupakan emosi penting yang secara fitrah dialami manusia. Namun, kesedihan seringkali membawa dampak negatif pada mental, sosial, dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penafsiran ayat-ayat Al-Qur’an tentang pengelolaan emosi sedih serta menggali relevansinya dalam kehidupan modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tafsir maudhū‘ī (tematik). Data dikumpulkan melalui telaah sistematis terhadap sumber-sumber tafsir Al-Qur’an dan literatur psikologi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat-ayat tentang kesedihan lebih banyak ditemukan dalam surah-surah Makkīyah, yang menekankan kekuatan individu dalam menghadapi kesedihan akibat penolakan dan penindasan. Ayat-ayat Madaniyyah lebih bersifat kolektif dan menekankan penguatan sosial dalam memperjuangkan agama. Adapun bentuk-bentuk pengelolaan emosi sedih dalam Al-Qur’an meliputi: (1) pengalihan (displacement), berupa katarsis dan dhikrullāh; (2) penyesuaian kognisi (cognitive adjustment), berupa atribusi positif (husnuẓann); dan (3) coping (penanggulangan), berupa sabar dan syukur, pemberian maaf, serta adaptasi-adjustment. Temuan ini menunjukkan bahwa Al-Qur’an menawarkan kerangka komprehensif regulasi emosi yang tetap relevan dengan konteks psikologi kontemporer.
Referensi
Al-Biqa’i, B. al-D. I. ibn U. (2006). Nazm Ad-Durar Fi Tanasub Al-Ayat Wa As-Suwar. Dar al-Kutub al-’Ilmiyah.
Al-Farmāwī, A. H. (1994). Al-Bidāyah fi al-Tafsīr al-Mawḍū’ī: Dirāsah Manhajiyyah Mawḍū’iyyah. Maktabah Jumhūriyyah Miṣr.
Al-Mansor, S. A. (2001). Jalan Kebahagiaan Yang Diridhai. Raja Grafindo Persada.
Al-Qaththan, S. M. (2018). Pengantar studi ilmu Al-Qur’an. Pustaka Al-Kautsar.
Al-Qurṭubī, M. (2009). Tafsir Al-Qurthubi (Muhyiddin Mas Rida, dkk., Trans.). Pustaka Azzam.
Aswari, P., & Diana, N. E. (2016). Identifikasi Emosi Berdasarkan Action Unit Menggunakan Metode Bézier Curve. Sinergi, 20(1), 74–81. https://doi.org/10.22441/sinergi.2016.1.010
Az-Zuhaili, W. (2013). Tafsir Al-Munir fi al-’Aqidah wa al-Shari’ah wa al-Manhaj (A. H. al-Kattani & others, Trans.). Gema Insani.
Dewi, S. R., & Yusri, F. (2023). Kecerdasan Emosi Pada Remaja. Educativo: Jurnal Pendidikan, 2(1), 65–71. https://doi.org/10.56248/educativo.v2i1.109
Doorley, J. D., & Kashdan, T. B. (2021). Positive and Negative Emotion Regulation in College Athletes: A Preliminary Exploration of Daily Savoring, Acceptance, and Cognitive Reappraisal. Cognitive Therapy and Research, 45(4), 598–613. https://doi.org/10.1007/s10608-020-10202-4
Ekman, P. (2004). Emotions Revealed: Recognizing Faces and Feelings to Improve Communication and Emotional Life. Henry Holt and Company.
Ekman, P. (2013). Pedoman Membaca Emosi Orang (A. Qodir, Trans.). Diva Press.
Goleman, D. (1996). Emotional Intelligence (T. Hermaya, Trans.). Gramedia Pustaka Utama.
Homer, P. M. (2021). When Sadness and Hope Work to Motivate Charitable Giving. Journal of Business Research, 133, 420–431. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2021.05.018
Hude, M. D. (2006). Emosi: Penjelajahan Religio-Psikologis Tentang Emosi Manusia di dalam Al-Qur’an (S. Mahdi, Ed.). Erlangga.
Ismail, R. A. (2008). Menuju Hidup Islami. Pustaka Insan Madani.
Kübler-Ross, E. (1969). On Death and Dying. Macmillan.
Mohammed, A.-M. M. I. (2017). The Tree of Emotions: Exploring the Relationships of Basic Human Emotions. International Journal of Indian Psychology, 5(1), 36–45. https://doi.org/10.25215/0501.123
Putri, D. A. (2021). Pengendalian Emosi Sedih Menurut Al-Qur’an (Kajian Tafsir Surah Yusuf Ayat 86 dengan Pendekatan Psikologi).
Przybylski, A. K., Murayama, K., DeHaan, C. R., & Gladwell, V. (2013). Motivational, Emotional, and Behavioral Correlates of Fear of Missing Out. Computers in Human Behavior, 29(4), 1841–1848. https://doi.org/10.1016/j.chb.2013.02.014
Quṭb, S. (2000). Fi Zilal al-Qur’an (Vol. 9; A. Yasin & others, Trans.). Gema Insani.
Rahmansyah, A., Anwar, H., & Munandar. (2023). Tinjauan Psikologi Emosi Sedih dalam Al-Qur’an: Menurut Penafsiran Asy-Sya’rawi terhadap QS. Yusuf Ayat 86. Al-Wasathiyah: Journal of Islamic Studies, 2(2), 209–218. https://doi.org/10.56672/alwasathiyah.v3i1.91
Sabrina, C. (2020). Seni Mengendalikan Emosi (1st ed.; T. Thea, Ed.). Bright Publisher.
Santrock, J. W. (2022). Life-Span Development: Perkembangan Masa Hidup (Vol. 9). Erlangga.
Shaver, P., Schwartz, J., Kirson, D., & O’Connor, C. (1987). Emotion Knowledge: Further Exploration of a Prototype Approach. Journal of Personality and Social Psychology, 52(6), 1061–1086. https://doi.org/10.1037/0022-3514.52.6.1061
Shihab, M. Q. (2002). Tafsir al-Miṣbāḥ: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an. Lentera Hati.
Sofiyan, A. (2019). Interpretasi Ayat-ayat Psikologi Dalam Surat Yusuf. Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Al-Hadits, 11(2), 155–186. https://doi.org/10.24042/al-dzikra.v11i2.4395
Suwenten, M., & Dewanto, I. (2019). Ultimate Self Healing: Damai dan Bahagia di Hati. Eternity Publishing.
World Health Organization. (2022). World Mental Health Report: Transforming Mental Health for All. WHO.
Zaid, S. M., Hutagalung, F. D., Abd Hamid, H. S. Bin, & Taresh, S. M. (2025). The Power of Emotion Regulation: How Managing Sadness Influences Depression and Anxiety? BMC Psychology, 13(1), 38. https://doi.org/10.1186/s40359-025-02354-3
Zamimah, I., & Dinda, D. A. P. (2021). Manajemen Emosi Sedih Menurut Al-Qur’an. Qof, 5(2), 187–206. https://doi.org/10.30762/qof.v5i2.13
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Popi Maspupah (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Seluruh artikel yang diterbitkan di Mufassir: Jurnal Studi Al-Qur’an dan Tafsir dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
Penulis mempertahankan hak cipta atas karya ini dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal ini.
Pengguna diperbolehkan untuk membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, menelusuri, atau menautkan ke teks lengkap artikel ini dengan menyebutkan sumber aslinya.










