Sinonimitas dan Asinonimitas Makna Takut dalam Al-Qur’an: Studi Pada Q.S. Ali-‘Imrān Pendekatan Bintu Syathi

Penulis

  • Yandri Agusta Putra UIN Sultan Syarif Kasim Riau Penulis
  • Jajang A Rohmana UIN Sunan Gunung Djati Bandung Penulis

Kata Kunci:

asinonimitas, sinonimitas, takut

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis diksi ketakutan dalam surah Ali-‘Imrān dengan memfokuskan kajian pada tiga lafaz utama (khauf, khasyyah, dan ru’b) serta mengungkap bagaimana variasi makna ketiganya dipahami melalui dua paradigma linguistik besar, yaitu sinonimitas dan asinonimitas. Kajian ini penting dilakukan karena perbedaan diksi dalam al-Qur’an tidak hanya bersifat leksikal, tetapi sekaligus memuat pesan teologis, psikologis, dan retoris yang memengaruhi pemaknaan ayat secara menyeluruh. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi yaitu proses pencarian informasi terkait topik penelitian melalui catatan, transkip, buku, artikel jurnal dan sumber lainnya. Adapun teknik analisis data menggunakan content analysis (analisis isi). Temuan penelitian menunjukkan bahwa khauf, khasyyah, dan ru’b memiliki makna dasar yang bersinggungan sebagai “rasa takut”, tetapi masing-masing memuat diferensiasi semantis yang tegas. Khauf berkaitan dengan ancaman potensial dan ketakutan fisik-psikologis, khasyyah merupakan ketakutan spiritual yang lahir dari pengetahuan dan pengagungan, sementara ru’b menggambarkan ketakutan traumatik yang muncul sebagai intervensi ilahi terhadap musuh. Kajian terhadap ayat-ayat terkait memperlihatkan bahwa diksi tersebut dipilih secara presisi dan tidak dapat dipertukarkan tanpa mengubah struktur pesan ayat. Penelitian ini berimplikasi pada penguatan kajian semantik Qur’ani, khususnya dalam menjelaskan bagaimana al-Qur’an mengonstruksi psikologi ketakutan melalui tingkatan makna yang berbeda, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan metodologi analisis leksikal berbasis konteks dalam studi tafsir. Keaslian penelitian ini terletak pada pendekatan integratif yang menggabungkan dua paradigma linguistik yang sering dipertentangkan, yaitu sinonimitas dan asinonimitas serta penerapan langsung teori asinonimitas Bintu Syathi’ pada peta kosakata ketakutan dalam satu surah tertentu. Penelitian ini menawarkan nilai tambah berupa pemetaan semantik yang lebih rinci dan argumentatif mengenai perbedaan fungsi khauf, khasyyah, dan ru’b, yang belum banyak dilakukan dalam studi-studi sebelumnya. 

Referensi

Al-’Askary, A. H. (1997). Furuq Al-Lughawiyyah. Dar Al-’Ilmi wa Ats-Tsaqafah.

Al-Andalusi, A. H. (1993). Tafsir Bahru Al-Muhith (Vol. 3). Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah.

Al-Basithiy, ’Awathif Aiman Yusuf. (2016). At-taraduf fi al-Qur’an al-Karim: Qawa’iduhu wa Tathbiqatuhu. Majallah Al-Jami’ah Al-Islamiyah.

Al-Isfahani, A.-R. (2009). Al-Mufradat fi Gharib al-Quran. Maktabah Nazar Mustafa al-Baz.

Al-Qurthubi, I. (1964). Al-Jami’ li Ahkam Al-Qur’an wa Al-Mubayyin lima Tadhamanahu min As-Sunnah wa Ayi Al-Qur’an (Vol. 4). Pustaka Azzam.

Al-Sabt, K. bin ’Utsman. (1421). Qawa’id al-Tafsir Jam’an wa Dirasatan (Vol. 1). Dar Ibn ’Affan.

Ar-Razi, F. (1977). Tafsir Mafatih Al-Ghaib (Vol. 9). Dar Al-Fikr.

As-Suyuti, J. (2008). Al-Itqan fi ’Ulum Al-Qur’an. Resalah.

Ashidiqi, M. H., Hafizh, A. A., Sa’adah, S. S., & Susiawati, W. (2023). Studi Analisis Penggunaan Taraduf dan Tadhad Dalam Al-Qur’an. Jurnal Kajian Agama Dan Multikulturalisme Indonesia, 3(2).

Ayu Nurlaila Sari, S. (2022). FEAR OF MISSING OUT (FOMO) DALAM AL-QUR’AN (KAJIAN TAFSIR TEMATIK). UIN PROF. KH SAIFUDDIN ZUHRI PURWOKERTO.

Az-Zarkasyi, B. M. bin ’Abdillah. (1990). Al-Burhan fi ’Ulum al-Qur’an (Vol. 4). Dar El-Marefah.

Az-Zuhaili, W. (2013). Tafsir Al-Munir fi al-’Aqidah wa al-Shari’ah wa al-Manhaj (A. H. al-Kattani & others, Trans.). Gema Insani.

Azizah, B. N. A., Al Jufri, M. I., & Muassomah, M. (2023). Uslub wa I’jaz al-Qur’an in Surah An-Nazi’at. Jurnal At-Tibyan: Jurnal Ilmu Alqur’an Dan Tafsir, 8(1), 149–169. https://doi.org/10.32505/at-tibyan.v8i1.5941

bin Ya’qub Al-Fairuz Abadi, M. M. (2008). Qomus al-Muhith. Dar Al-Hadis.

Daud, D. (2023). Fundamental strategi pemasaran: marketing mix 4P to 4A. Jurnal Al Mujaddid Humaniora, 9(2), 28–36.

Daud, M. (2008). Mu’jam Furu’ ad-Dilaliyyah. Dar Ghareeb.

Hanafi, M. M. (2011). Problematika Terjemahan Al-Qur’an: Studi pada Beberapa Penerbitan Al-Qur’an dan Kasus Kontemporer. Suhuf, 4(2). https://doi.org/10.22548/shf.v4i2.53

Ilyasa, K. (2024). Makna ’Aun dan Nasr dalam Al-Qur’an (Kajian Anti Sinonimitas Aisyah Bint Syathi’).

Iskandar, N. (1971). Mu’jam Ma’ani li Al-Mutaradif wa Al-Mutawarid wa An-Naqid min Asma’ wa Af’al. Matba’ah Az-Zaman.

Jalil, M. A. (2001). Ilmu Al-Dilalah: Ushul wa Mabahits fi Turats ’Arab. Ittihad al-Kuttab al-’Arab.

Jinni, I. (2006). Al-Khosoish. Maktabah ’Ilmiyyah.

Kurdi, A. J., & Hamzah, S. (2018). Menelaah Teori Anti-Sinonimitas Bintu Al-Syathi’ sebagai Kritik terhadap Digital Literate Muslims Generation. Millati, 3(2). https://doi.org/10.18326/millati.v3i1.245-260

LPMQ. (2019). Al-Qur’an dan Terjemahan: Edisi Penyempurnaan. Pustaka Lajnah.

Majma’ al-Lughah al-’Arabiyyah. (2004). Mu’jam al-Wasith. Maktabah Syuruq Dauliyyah.

Mandzur, I. (1119). Lisan al-’Arab (Vol. 2). Dar el-Ma’arif.

Matsna, M. (2014). Kajian Semantik Arab Klasik dan Kontemporer. Prenadamedia Group.

Munawwir, A. W. (1997). Kamus Al-Munawwir: Arab-Indonesia Terlengkap. Pustaka Progressif.

Musthofa, H. (1385). At-Tahqiq fi Kalimat Al-Qur’an Al-Karim.

Nurshabrina, D. R. (2025, May). Spiritualitas vs Identitas Formal: Menelusuri Fenomena Islam KTP di Kalangan Remaja.

Rokim, S, & Maya, R. (2025). Analisis Struktural Tipologi Takut dalam Al-Qur’an (Perspektif Linguistik dan Semantik). Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 10(1). https://doi.org/10.30868/at.v10i01.8467

Rokim, Syaeful. (2017). Mengenal Metode Tafsir Tahlili. Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 2(03).

Safitri, D. N., & Haris, A. R. (2022). Studi Analisis Rasa Takut dalam Al-Qur’an. Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 3(2). https://doi.org/10.62109/ijiat.v3i2.26

Septiana, N. (2019). Pendekatan Aisyah Abdurrahman (Bint Syati’) dalam al-Tafsir al-Bayani.

Sirajudin, Barni, M., & Iskandar. (2023). Takut dalam Al-Qur’an dan Hadis. Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Borneo, 1–9.

Wardania, Nuhalisa, S., Gafur, A., & Mahmud, B. (2023). Membongkar Teori Anti-Sinonimitas Aisyah Bintu Syathi’ dan Implikasinya dalam Penafsiran Al-Qur’an. 3(1).

Yudatama, Y. K., & Rukhuz, M. (2024). Linguistik Al-Qur’an dalam Penafsiran Bintu Syathi. Al-AFKAR: Journal for Islamic Studies, 7(4). https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v7i4.1533

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30