Tradisi Al-Kahfian: Motif, Tujuan, dan Resepsi Al-Qur’an Mahasantri Ma’had Tahfizh UIN Bandung.

Penulis

  • Siti Asmaul Karimah UIN Sunan Gunung Djati Bandung Penulis
  • Suci Nurromadhon UIN Sunan Gunung Djati Bandung Penulis
  • Asep Abdul Muhyi UIN Sunan Gunung Djati Bandung Penulis

Kata Kunci:

fenomenologi sosial, hadis keutamaan, ma'had tahfizh, resepsi Al-Qur'an, tradisi keagamaan

Abstrak

Penelitian ini mengkaji tradisi pembacaan surat Al-Kahfi yang dikenal sebagai “Al-Kahfian” di Ma’had Tahfizh Al-Qur’an UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam bingkai kajian Living Qur’an. Kegiatan pembacaan berjama’ah mingguan ini dilaksanakan setiap Jum’at pagi ba’da salat Subuh dan wajib diikuti seluruh mahasantri. Penelitian ini bertujuan menganalisis motif dan tujuan mahasantri dalam mengikuti tradisi Al-Kahfian serta mengidentifikasi bentuk resepsi mereka terhadap tradisi tersebut. Menggunakan metode penelitian lapangan (field research) kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, data dikumpulkan melalui observasi langsung pada 22 Mei 2026, wawancara semi-terstruktur mendalam terhadap enam narasumber pada 1 Juni 2026, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan fenomenologi sosial Alfred Schutz untuk mengkaji because motive dan in order to motive, serta teori resepsi Al-Qur’an Ahmad Rafiq untuk memetakan resepsi eksegesis, estetis, dan fungsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keikutsertaan mahasantri didorong oleh tiga because motive yang saling menopang, yakni habituasi dari lingkungan pesantren atau pengajian sebelumnya, legitimasi normatif-teologis berupa pengetahuan hadis keutamaan Al-Kahfi, dan tradisi institusional Ma’had sebagai intersubjektivitas komunal. Adapun in order to motive meliputi membangun keistiqomahan, mengharapkan perlindungan dari fitnah dajjal, mendapatkan bekal keberkahan akhirat, dan menjadikan Al-Kahfian sebagai charger iman mingguan di tengah tekanan akademik. Dari sisi resepsi, resepsi fungsional paling dominan, ditandai keyakinan kuat akan manfaat praktis dan perilaku kompensasi aktif saat tidak hadir. Resepsi estetis cenderung lemah akibat waktu pelaksanaan ba’da subuh, tempo bacaan cepat, dan inersia biologis. Sementara resepsi eksegesis bervariasi dan ditentukan oleh modal tafsir yang dibawa dari pengalaman pendidikan sebelumnya, bukan lamanya mukim di Ma’had. Penelitian ini berkontribusi pada kajian Living Qur’an dengan mengungkap bagaimana tradisi, institusi, dan agensi individual berinteraksi membentuk resepsi Al-Qur’an dalam lembaga pesantren berbasis perguruan tinggi.

Referensi

Abrozi, R. (2021). PENGAMALAN SURAT AL-KAHFI DI PONDOK PESANTREN TAHFIZH SATU QUR’AN SUNGAI DUREN JAMBI. At-Tibyan, 4(1), 36–50.

Ahimsa-Putra, H. S. (2012). The Living Al-Qur’an: Beberapa Perspektif Antropologi. Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 20(1), 235–260.

Akhmad, F. (2014). Metodologi Penelitian The Living Qur’an dan Hadis. Jurnal Institute Agama Islam Negri Metro, 1–37.

Amelia, R., Nurdiani, W., Maulana, M. F., & others. (2025). Tafsir Mahmud Yunus dalam Kerangka Teori Al-Farmawi: Analisis Metode, Sumber, dan Corak Sosial. Mufassir: Jurnal Ilmu Tafsir Dan Studi Al-Qur’an, 1(1).

Anissa, S. (2013). Fenomenologi Alfred Schutz: Studi tentang konstruksi makna dan realitas dalam ilmu sosial. Jurnal Ilmu Komunikasi.

Fiantika, F. R., Wasil, M., Jumiyati, S. R. I., Honesti, L., Wahyuni, S. R. I., Mouw, E., … Ambarwati, K. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. Padang: PT. Global Eksekutif Teknologi, 56.

Ghoni, A., & Saloom, G. (2021). Idealisasi metode living qur’an. Himmah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 5(2), 413.

Hasanah, U., Hakim, L. N., & Kamaruddin, K. (2022). Tradisi Pembacaan Al-Qur’an Surah Al-Waqi’ah, Yasin Dan Al-Kahfi:(Studi Living Qur’an Di Pondok Pesantren Sabilul Muhtadin Desa Langkan Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin). Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir Dan Pemikiran Islam, 3(1), 29–44.

Hasninadia, D., Rifaldi, F., & others. (2025). Analisis Metode dan Corak Penafsiran Kiai Shaleh Darat dalam Tafsir Faidh ar-Rahman melalui Hermeneutika Sosio-Historis Fazlur Rahman. Mufassir: Jurnal Ilmu Tafsir Dan Studi Al-Qur’an, 1(1).

Hidayat, R., & Masyhur, L. S. (2025). Living Qur’an: Tafsir Sosial Atas Ayat Suci Dalam Kehidupan Sehari-Hari. ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research, 2(01), 352–365.

Ichsan, A. S., Sembiring, I. D., & Luthfiah, N. (2020). Pendidikan Islam Menghadapi Tradisi, Transisi, dan Modernisasi. Fitrah: Journal of Islamic Education, 1(1), 107–123.

Idris, H., Muttaqin, A. I., & Fajarudin, A. A. (2023). Fenomena Fomo; Pandangan Al-Qur’an tentang Pendidikan Mental dan Keseimbangan Kehidupan Generasi Millenial. Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Islam, 16(2), 145–157.

Imtinan Mardiyyah, A. (2025). Bimbingan kelompok untuk menumbuhkan kedisisplinan mahasantri dalam halaqoh Qur’an: Penelitian ma’had tahfidz UIN Sunan Gunung Djati Bandung. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Karimah, S. A., Hasna, A. A., Mulyana, M. B., & others. (2025). Analisis Metodologi Penafsiran dalam Tafsir Kemenag RI Al-Qur’an dan Tafsirnya Berdasarkan Teori Metode Tafsir ‘Abd al-Ḥayy al-Farmawi. Mufassir: Jurnal Ilmu Tafsir Dan Studi Al-Qur’an, 1(1).

Kurniawati, K. (2022). Penerapan metode tahfidz Takrir untuk meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an: Studi quasi eksperimen terhadap santriwati Ma’had Tahfidz Al-Qur’an UIN Sunan Gunung Djati Bandung. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Kuswandi, Y., Syibromalisi, A. Z., Muhyi, A. A., & others. (2025). Tradisionalisme, Metodologi Penafsiran, dan Lokalitas Budaya Jawa dalam Tafsir al-Iklil fi Ma’ani al-Tanzil: Analisis Epistemologi Tafsir Nusantara Abdul Mustaqim. Mufassir: Jurnal Ilmu Tafsir Dan Studi Al-Qur’an, 1(1).

Manggola, A., & Thadi, R. (2021). Fenomenologi Alfred Schutz: Studi tentang motif pemakaian peci hitam polos. JOPPAS: Journal of Public Policy and Administration Silampari, 3(1), 19–25.

Miles, M. B., Huberman, A. M., Saldana, J., & Rohidi, T. R. (1996). F. Analisis Data. Implementasi Kurikulum Merdeka Di Sekolah, 61.

Muniroh, S. (2019). Tradisi pembacaan surat Yasin dan Al-Kahfi: Studi living Quran di PPAA Cileunyi Bandung. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Musthofah, A. Z. (2015). TRADISI PEMBACAAN AL-QUR’AN SURAT-SURAT PILIHAN. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Nashihin, H., & Dewi, P. A. (2020). Tradisi Islam Nusantara Perspektif Pendidikan Multikultural. Jurnal Islam Nusantara, 3(2), 417–438.

Nasir, A., Nurjana, N., Shah, K., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Pendekatan fenomenologi dalam penelitian kualitatif. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(5), 4445–4451.

Nugroho, S. W. (2022). Resepsi Kajian Surat Al-Kahfi Di Dusun Kuwarisan, Kebumen (Studi Living Qur’an). Living Islam: Journal of Islamic Discourses, 5(1), 79–92.

NUR HIDAYAH, N. U. R. H. (2024). PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP MELALUI HUKUM ADAT TRADISI NYADRAN (STUDI EMPIRIS DI WILAYAH DESA BRONGKOL KECAMATAN JAMBU KABUPATEN SEMARANG). UNDARIS.

Nuranisa, S. (2024). Living Qur’an: Resepsi terhadap tradisi Sima’an Al-Qur’an di Ma’had Tahfidz Al-Qur’an UIN Sunan Gunung Djati Bandung. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Putra, A., Yasir, M., & Riau, U. (2018). Kajian Al-Qur’an Di Indonesia (Dari Studi Teks Ke Living Qur’an). Majalah Ilmu Pengetahuan Dan Pemikiran Keagamaan Tajdid, 21(2), 13–22.

Putri, W. D., & Alfani, I. H. D. (2023). Kajian Living Qur’an: Pembacaan Ayat-Ayat Pilihan Sebagai Thematic Actual Curriculum Di Pondok Pesantren Al-Wafa Cibiru Bandung. Madinah: Jurnal Studi Islam, 10(2), 225–238.

Rafiq, A. (2014). The Reception of the Qur’an in Indonesia: A Case Study of the Place of the Qur’an in a Non-Arabic Speaking Community. Temple University.

Rahmawati, D., Nurromadhon, S., & others. (2025). Telaah Metodologis Tafsir Nur al-Ihsan Perspektif al-Dhahabi: Analisis Sumber Tafsir, Riwayat, dan Corak Penafsiran. Mufassir: Jurnal Ilmu Tafsir Dan Studi Al-Qur’an, 1(1).

Raodatul, G. (2024). Studi Living QurAn: Bacaan Ayat-Ayat Al-QurAn Dalam Tradisi Zikir Peta Kapanca Di Desa Rato Bima, Nusa Tenggara Barat. Institut PTIQ Jakarta.

Rizky, K. D., Fitriany, D., Alifrasmadi, H., & others. (2025). Metodologi Penafsiran Quraish Sihab dalam Tafsir al-Misbah Perspektif as-Suyuti. Mufassir: Jurnal Ilmu Tafsir Dan Studi Al-Qur’an, 1(1).

Rusdi, H. H. (2023). Dinamika Resepsi terhadap Surah al-Fil (Analisis Teori Resepsi Hans Robert Jauss). Jurnal Ilmu Agama: Mengkaji Doktrin, Pemikiran, Dan Fenomena Agama, 24(2), 243–258.

Sholikhin, M. (2010). Ritual dan Tradisi Islam Jawa: Ritual-ritual dan tradisi-tradisi tentang kehamilan, kelahiran, pernikahan, dan kematian dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Islam Jawa. Penerbit Narasi.

Supraja, M., & Al Akbar, N. (2021). Alfred Schutz: Pengarusutamaan fenomenologi dalam tradisi ilmu sosial. UGM PRESS.

Susanto, A. T., Salsabila, G., Komarudin, E., & Rohmana, J. A. (2025). Living Qur’an: Interaksi Umat Islam dengan Al-Qur’an. Jurnal Sains, Sosial, Dan Studi Agama, 1(8), 892–904.

Syam, A. I., Iftikhar, F., Fathiyah, A., & Cahyawati, D. P. (2026). AL-QURAN DAN HADITS SUMBER HUKUM DAN PEDOMAN HIDUP UMAT MUSLIM. Al-Furqan: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 5(1), 460–473.

Wahidah, F., & Amir, A. M. (n.d.). STUDI LIVING QUR’AN.

Wita, G., & Mursal, I. F. (2022). Fenomenologi dalam kajian sosial sebuah studi tentang konstruksi makna. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 6(2), 325–338.

Yuliani, Y. (2021). Tipologi Resepsi Al-Qurâ€TM an dalam Tradisi Masyarakat Pedesaan: Studi Living Qur’an di Desa Sukawana, Majalengka. Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 6(02), 321–338.

Zazila, Z., Dewi, N. L. K., Hisan, W., & others. (2025). Analisis Metodologi Tafsir Perspektif Manna Khalil al-Qattan dalam Tafsir al-Ibriz Karya KH. Bisri Mustofa. Mufassir: Jurnal Ilmu Tafsir Dan Studi Al-Qur’an, 1(1).

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.