Etnopedagogi Akhlak Qur'ani dalam Tafsir Ayat Suci Lenyepaneun atas Q.S. Luqman 12-19

Penulis

  • Yedi Kuswandi UIN Sunan Gunung Djati Bandung Penulis
  • Siti Asmaul Karimah UIN Sunan Gunung Djati Bandung Penulis
  • Irnawati UIN Sunan Gunung Djati Bandung Penulis
  • Dalpa Rahmawati UIN Sunan Gunung Djati Bandung Penulis
  • Fadhila Sidiq Permana UIN Sunan Gunung Djati Bandung Penulis

Kata Kunci:

akhlak Qur'ani, E. Hasim, etnopedagogi, pendidikan karakter, tafsir Sunda

Abstrak

Pendidikan karakter di sekolah maupun madrasah formal di Indonesia kerap berjalan kaku dan tercerabut dari kearifan lokal peserta didik, sehingga internalisasi nilai akhlak berlangsung dangkal secara emosional; persoalan inilah yang melatarbelakangi penelitian ini, sementara kajian-kajian terdahulu atas Tafsir Ayat Suci Lenyepaneun karya E. Hasim masih terbatas pada aspek linguistik, muamalah, dan moderasi Islam serta belum membacanya dari sudut pandang pedagogis. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi struktur kurikulum, metode internalisasi nilai, dan relevansi kontekstual yang terkandung dalam penafsiran E. Hasim atas Q.S. Luqman [31]: 12-19 sebagai model etnopedagogi pendidikan karakter. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi (content analysis) yang dipadukan dengan kerangka etnopedagogi, dengan sumber data primer berupa teks tafsir dan sumber sekunder berupa literatur tafsir Sunda, tafsir tarbawi Surat Luqman, serta pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E. Hasim menyusun penafsirannya layaknya sebuah silabus pendidikan karakter berjenjang, dimulai dari pendidikan fondasi tauhid, pendidikan resiprokal birrul walidain, hingga pendidikan regulasi diri dan etika sosial, dengan metode storytelling dan naratif-reflektif yang memanfaatkan kecenderungan psikologis masyarakat Sunda terhadap dongeng serta strategi bahasa ibu sebagai pedagogi afektif. Dibandingkan dengan kajian tafsir tarbawi Surat Luqman sebelumnya yang umumnya bersifat tematik-normatif, penelitian ini menunjukkan kebaruan dengan memetakan struktur kurikuler dan metode naratif yang spesifik pada satu karya tafsir lokal. Penelitian ini berkontribusi pada kajian tafsir tarbawi Nusantara dan merekomendasikan adaptasinya sebagai materi suplemen Pendidikan Agama Islam di sekolah-sekolah Jawa Barat.

Referensi

Amrillah, M., & Nadlif, A. (2023). Pendidikan karakter anak usia dini pada Surah Luqman ayat 12-19 berdasarkan tafsir Ibnu Katsir. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(3), 2456–2462. https://doi.org/10.33087/jiubj.v23i3.4222

Chodijah, S., & Anditasari, P. (2024). Interfaith relations in Sundanese society (A study of the Tafsir Lenyepaneun by Moh. E. Hasim). Jurnal Penelitian Ilmu Ushuluddin. https://doi.org/10.15575/jpiu.43171

Covaludin, A., Rofiah, N., & Tamam, B. (2026). Nilai wasathiyah Islam dalam tafsir lokal berbahasa Sunda (studi atas kitab Ayat Suci Lenyepaneun). Indo-MathEdu Intellectuals Journal. https://doi.org/10.54373/imeij.v7i1.5007

Evarial, I. (2017). Tafsir Al-Qur’an dan tradisi Sunda: Studi pemikiran Moh. E. Hasyim dalam Tafsir Ayat Suci dalam Renungan. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Faiz, A., & Soleh, B. (2021). Implementasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran), 7(1), 68–77.

Fakhiroh, N. Z., Suprijono, A., & Jacky, M. (2020). Etnopedagogi kesenian Reog Cemandi untuk penguatan pendidikan karakter bangsa peserta didik kelas V sekolah dasar. Jurnal Education and Development, 8(3), 231–237.

Fatimah, S. (2018). Dialektika tafsir dengan budaya lokal: Telaah surat al-Baqarah 8-20 dalam Tafsir Ayat Suci Lenyepaneun karya Moh. E. Hasim.

Fatmi, N., & Fauzan, F. (2022). Kajian pendekatan etnopedagogi dalam pendidikan melalui kearifan lokal Aceh. Al-Madaris Jurnal Pendidikan Dan Studi Keislaman, 3(2), 31–41. https://doi.org/10.47887/amd.v3i2.98

Hardiyati, M., & Baroroh, U. (2019). Pendidikan perspektif Al-Qur’an (Studi tafsir tarbawi karya Ahmad Munir). Jurnal Penelitian, 13(1), 97–122.

Hasim, E. (1989). Tafsir Ayat Suci Lenyepaneun (Vol. 1--30). Pustaka Salman ITB.

Hidayat, D., & Hafiar, H. (2019). Nilai-nilai budaya soméah pada perilaku komunikasi masyarakat Suku Sunda. Jurnal Kajian Komunikasi, 7(1), 84–96.

Ichwanuddin, M. (2021). Nilai-nilai pendidikan akhlak dalam Al-Qur’an Surat al-Hujurat dan Luqman: Kajian tafsir tarbawi. Oasis: Jurnal Ilmiah Kajian Islam, 5(2), 1–17.

Johns, A. H. (1998). The Qur’an in the Malay world: Reflections on ’Abd al-Ra’uf of Singkel (1615-1693). Journal of Islamic Studies, 9(2), 120–145.

Juanda, J., & W, S. K. (2017). Pemikiran tafsir Sunda (analisis Ayat Suci Lenyepaneun). Al Burhan: Jurnal Kajian Ilmu Dan Pengembangan Budaya Al-Qur’an. https://doi.org/10.53828/alburhan.v17i1.82

Juariah, S. (2019). Moderasi Islam dalam tafsir Sunda: Kajian terhadap Tafsir Ayat Suci Lenyepaneun karya Moh Emon Hasim.

Khairiyah, D. (2020). Penerapan metode bercerita dalam mengembangkan moral dan agama anak usia dini. Darul Ilmi: Jurnal Ilmu Kependidikan Dan Keislaman, 7(2), 175–187. https://doi.org/10.24952/di.v7i2.2236

Lubis, M. Y., Astria, R., Harahap, S., Barumun, S., & Sibuhuan, R. (2020). Penanaman karakter anak usia dini melalui metode dongeng. Tazkir: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Dan Keislaman, 6(1), 159–168. https://doi.org/10.24952/tazkir.v6i1.2721

Maryam, S. (2018). Building character education using three matra of Hasan al-Banna’s perspective in pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 51–62. https://doi.org/10.15575/jpi.v4i2.2422

Masyitoh, I. S. (2011). Pengembangan pendidikan karakter berbasis etnopedagogik. Jurnal Civicus, 11(2), 1–10. https://doi.org/10.17509/civicus.v11i2.26127

Muharom, R., Haris, R., & Herlina, L. (2026). Integrasi nilai-nilai Al-Qur’an dan kearifan lokal Sunda dalam penguatan pendidikan karakter siswa. Tadbir Muwahhid. https://doi.org/10.30997/jtm.v10i1.24305

Mursalim, M. (2014). Vernakulisasi Al-Qur’an di Indonesia (suatu kajian sejarah tafsir Al-Qur’an). Lentera: Jurnal Ilmu Dakwah Dan Komunikasi, 16(1), 195–462.

Mursida, S. (2021). Interpretasi Moh. E Hasim dalam Tafsir Ayat Suci Lenyeupaneun terhadap fenomena taklid. Dar El-Ilmi: Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan Dan Humaniora, 8(1), 36–53.

Muthrofin, K. (2023). Edukasi moralitas anak: Kajian atas Q.S. Luqman ayat 12-19 perspektif Tafsir al-Misbah. Indonesia Islamic Education Journal, 1(2), 55–68.

Muzakkir, M. (2021). Pendekatan etnopedagogi sebagai media pelestarian kearifan lokal. Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan Dan Penelitian, 2(2), 28–39.

Nufus, F. P., Agustina, S. M., Lutfiah, V. L., & Yulianti, W. (2017). Konsep pendidikan birrul walidain dalam Q.S. Luqman (31): 14 dan Q.S. al-Isra (17): 23-24. Jurnal Ilmiah Didaktika, 18(1), 16–31. https://doi.org/10.22373/jid.v18i1.3082

Nurdin, A. A., & Rohmana, J. A. (2019). Ayat Suci Lenyepaneun and social critiques: Moh. E. Hasim’s critiques of the political policy of the New Order. Journal of Indonesian Islam, 13(1), 141–176. https://doi.org/10.15642/jiis.2019.13.1.141-176

Nurhayati. (2017). Konsep pendidikan Islam Q.S. Luqman 12-19. Jurnal Aqidah, 3(1), 52–55.

Oktavianti, I., & Ratnasari, Y. (2018). Etnopedagogi dalam pembelajaran di sekolah dasar melalui media berbasis kearifan lokal. Refleksi Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 8(2), 130–136. https://doi.org/10.24176/re.v8i2.2353

Permana, I. S., Juariah, S. J., & Prayoga, A. (2021). Moderasi Islam Pada Tafsir Sunda Ayat Suci Lenyepaneun Karya Mohammad Emon Hasim. Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 58–88.

Peter, R., & Simatupang, M. S. (2022). Keberagaman bahasa dan budaya sebagai kekayaan Bangsa Indonesia. Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 9(1), 96–105.

Rahman, M. Z. (2021). Vernakularisasi Tafsir Ayat Suci Lenyepeneun tentang jual beli dalam Q.S. al-Baqarah ayat 275 dan relevansinya terhadap jual beli online. Mafatih, 1(1), 59–73.

Rohmana, J. A. (2020). Tafsir Al-Qur’an dari dan untuk Orang Sunda: Ayat Suci Lenyepaneun Karya Moh. E. Hasim (1916-2009). Quran and Hadith Studies, 9(1), 1.

Saihu. (2019). Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal (studi di Jembrana Bali). Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 91–110.

Selasih, N. N., & Sudarsana, I. K. (2018). Education based on ethnopedagogy in maintaining and conserving the local wisdom: A literature study. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 6(2), 293–306. https://doi.org/10.26811/peuradeun.v6i2.219

Setiadi, E. F. (2019). Desain kurikulum pendidikan Islam berbasis tauhid. Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman, 5(1), 1–18. https://doi.org/10.35309/alinsyiroh.v5i1.3400

Sofa, M. L., Zubaedi, Z., & Chandra, P. (2023). Model pendidikan karakter Qurani dalam Surat Luqman ayat 12-19 dan penerapannya di era disrupsi: Telaah Tafsir al-Misbah. Didaktika Islamika: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 14(2), 28–40.

Tarlam, A. (2026). Tafsir Nusantara: Moh. E. Hasim dan warisan pendidikan Islam multikultural dalam masyarakat Sunda. Goresan Pena.

Tarlam, A., Nurhayati, E., Gumiandari, S., & Asmuni, A. (2025). Sundanese tafsir as lived religion: Vernacular exegesis and multicultural Islamic education in urban Indonesia. Religious: Jurnal Studi Agama-Agama Dan Lintas Budaya. https://doi.org/10.15575/rjsalb.v9i3.47071

Thiselton, A. C. (2009). Hermeneutics: an introduction. Wm. B. Eerdmans Publishing.

Zulfikar, M., & others. (2026). Jejak penyusunan Tafsir Ayat Suci Lenyepaneun: Telaah filologis-historis.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30