Pemberdayaan Santri melalui Metode Talaqqi dalam Pembelajaran Al-Qur'an di Pondok Modern Al-Aqsha
Kata Kunci:
hafalan Al-Qur'an, kompetensi pedagogik, metode talaqqi, pemberdayaan masyarakat, tahsinAbstrak
Artikel ini mengkaji penerapan metode talaqqi yang dipadukan dengan tahsin dan pendekatan personal dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat (PPM) yang dilaksanakan enam mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir UIN Sunan Gunung Djati Bandung di Pondok Modern Al-Aqsha, Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Latar Belakang: Meskipun pesantren merupakan lingkungan kelembagaan dengan komitmen normatif yang kuat terhadap keunggulan bacaan Al-Qur'an, kesenjangan empiris dalam penguasaan tajwid, ketepatan makharij al-huruf, dan konsistensi hafalan masih ditemukan pada santri jenjang menengah. Kajian tentang talaqqi dan tahsin yang ada sebagian besar memosisikan peneliti sebagai pengamat eksternal dari program kelembagaan yang sudah mapan, sehingga langka yang mendokumentasikan pengalaman ganda mahasiswa praktisi yang sekaligus menerapkan intervensi dan dibentuk secara pedagogis olehnya apalagi yang menempatkan talaqqi dalam kerangka teori pemberdayaan masyarakat. Tujuan: Kegiatan pengabdian ini bertujuan (1) mendeskripsikan penerapan talaqqi dan tahsin dalam tiga program pemberdayaan Pengembangan Bacaan Al-Qur'an (PBQ), pendampingan tahfidz pengganti, dan pengajaran substitusi mata pelajaran kepesantrenan; (2) mengidentifikasi kendala dan strategi adaptif yang ditempuh; serta (3) menganalisis kontribusi proses pemberdayaan terhadap pengembangan empat kompetensi profesional keguruan mahasiswa pengabdi. Metode: Pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus partisipatif digunakan, dengan observasi partisipatif, wawancara informal, dan dokumentasi selama kurang lebih satu bulan, yang dianalisis melalui reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber untuk menjaga kredibilitas temuan. Hasil: Talaqqi dan tahsin secara nyata memperkuat partisipasi santri, kepercayaan diri, dan motivasi bacaan; kesalahan umum terkluster pada ketidaktepatan makharij, kesalahan hukum bacaan idgham, ikhfa', iqlab, dan qalqalah, serta ketidaktepatan mad-qashr. Penguasaan teknis tajwid secara penuh memerlukan keterlibatan yang lebih panjang dari periode intervensi tiga pekan yang tersedia. Kendala utama meliputi heterogenitas kemampuan dalam satu halaqah, sesi tahfidz harian 30 menit, absennya alat bantu visual, perubahan jadwal substitusi yang mendadak, dan kelelahan psikologis santri akibat padatnya jadwal harian. Masing-masing kendala direspons melalui strategi adaptif: pendekatan individual fleksibel, rotasi jadwal setoran, penjelasan kaidah secara demonstrasi lisan, dan pembukaan pelajaran dengan murajaah. Kesimpulan: Program ini menghasilkan dinamika pemberdayaan dua arah santri untuk memperoleh peningkatan kompetensi bacaan dan orientasi motivasional, sementara mahasiswa pengabdi mengembangkan keempat kompetensi profesional keguruan melalui keterlibatan langsung dan kompleks dengan kondisi kelas yang nyata. Artikel ini menawarkan model perancangan program PPM berbasis pesantren dengan durasi yang diperpanjang, dukungan instruksional visual, dan koordinasi penjadwalan yang diperkuat antara lembaga mitra dan mahasiswa pengabdi.
Referensi
Aini, Z., Charles, C., Wati, S., & Arifmiboy, A. (2023). Perapan Metode Talaqqi Dalam Menghafal Qur’an Di Rumah Tahfidz Hidayatullah Jorong Balai Belo Kecamatan Tanjung Raya. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 5(3), 389–396.
AL-Munawar, M. R., & Lubis, A. M. (2026). METODE PEMBELAJARAN TAJWIDDALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN DI PONDOK PESANTREN SA’ADATUDDAREN JAMBI. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(01), 46–60.
Arianto, D., & Karep, K. (2024). Program Tahfidz Camp Implementasi Program Tahfidz Camp Untuk Pengembangan Minat Dan Bakat Mahasiswa Bidang Qur’an Di Pondok Pesantren Modern Minhajul Muttaqin. JePKM (Journal of Community Service), 5(02), 100–112.
Ariska, E. (2023). Metode pembelajaran tahsin dalam peningkatkan keterampilan membaca Al-Qur’an di SMPN 5 Paloh Kabupaten Sambas. ILJ: Islamic Learning Journal, 1(3), 859–869.
Azimmah, N., & Mahmud, A. (2019). Pengaruh Kualitas Praktik Pengalaman Lapangan terhadap Kompetensi Melalui Self Efficacy dan Minat. Economic Education Analysis Journal, 8(3), 1016–1029.
Boimau, J., & Mediatati, N. (2020). Analisis Kompetensi Profesional, Pedagogik, Sosial dan Kepribadian Mahasiswa. Pedagogika, 11(1), 26–41.
Darmawan, C. (2020). Implementasi kebijakan profesi guru menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dalam perspektif hukum pendidikan. Wacana Paramarta: Jurnal Ilmu Hukum, 19(2), 61–68.
Doriza, N. R., Yusro, N., & Ristianti, D. H. (2023). Implementasi Program Kokurikuler Tahsin Dalam Meningkatkan Minat Dan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Rejang Lebong. Jurnal Literasiologi, 10(1).
Fathah, M. U. A. (2021). Metode Tahsin Dan Tahfidz Al-Qur’an Di Pondok Pesantren Smp Mbs Bumiayu. Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin, 20(2), 188–203.
Hidayat, R., Luviadi, A., & Eka Putra, A. (2024). Implementasi Metode Talaqqi Dalam Pembelajaran Tahsinul Qur’an Di Pondok Pesantren Ahmad Dahlan Candipuro . Al-Mau’izhoh: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(1 SE-Articles), 596–601. https://doi.org/10.31949/am.v6i1.8808
J. P. S. I. A.-Q. dan T. U. S. G. D. (2026). Buku Pedoman Praktik Profesi Mahasiswa. Bandung.
Jailani, M. S. (2023). Teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian ilmiah pendidikan pada pendekatan kualitatif dan kuantitatif. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 1–9.
Kartika, T. (2019). Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an Berbasis Metode Talaqqi. Jurnal Isema: Islamic Educational Management.
Mansur, M. (2007). Living Qur’an dalam Lintasan sejarah studi Al-Qur’an. Metode Penelitian Living Qur’an Dan Hadis. Yogyakarta: Teras.
Manurung, J. A. (2023). PENGARUH IMPLEMENTASI METODE TALAQQI MELALUI KEGIATAN CIRCLE TIME TERHADAP KEMAMPUAN MENGHAFAL JUZ’AMMA PADA ANAK USIA DINI DI TK MELATI DESA KOTA BANGUN KECAMATAN TAPUNG HILIR KABUPATEN KAMPAR. UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
Octavianingrum, D. (2020). Pentingnya kompetensi pedagogik dalam kegiatan magang kependidikan bagi mahasiswa calon guru. Jurnal Ilmiah Kependidikan, 7(2), 115–124.
Puspitasari, W., & Asrori, A. (2019). Pengaruh persepsi profesi guru dan keefektifan praktik pengalaman lapangan terhadap kesiapan menjadi guru dengan efikasi diri sebagai variabel intervening. Economic Education Analysis Journal, 8(3), 1061–1078.
Salehah, Y. A., & Wahyuni, A. (2023). Implementasi tahfiz Al-Qur’an dengan metode talaqqi. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 504–519.
Saud, I. W., & Darise, G. N. (2022). Implementasi Metode Tahsin untuk Meningkatkan Kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an Mahasiswa IAIN Manado. NYIUR-Dimas: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 85–94.
Sidiq, U., Choiri, M., & Mujahidin, A. (2019). Metode penelitian kualitatif di bidang pendidikan. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1–228.
Sugiyono, D. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D.
Suriansyah, M. A. (2020). Implementasi metode talaqqi dan musyafahah dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa di SD Swasta Salsa. Fitrah: Journal of Islamic Education, 1(2), 216–231.
Susianti, C. (2016). Efektivitas Metode Talaqqi Dalam Meningkatkan Kemampuan Menghafal Al-Qurâ€TM an Anak Usia Dini. Tunas Siliwangi: Jurnal Program Studi Pendidikan Guru PAUD STKIP Siliwangi Bandung, 2(1), 1–19.
Suyono, S., Aunullah, I., & Sa’diyah, H. (2026). Implementasi model pemberdayaan masyarakat berbasis edukasi partisipatif dalam penguatan kapasitas sosial dan ekonomi lokal. Penamas: Journal of Community Service, 6(1), 121–130.
Totok, M., & Poerwoko, S. (2013). Pemberdayaan Masyarakat Dalam perspektif kebijakan publik. Bandung: Alfabeta, 114–115.
Utami, R. D., & Maharani, Y. (2018). Kelebihan dan Kelemahan Metode Talaqqi Dalam Program Tahfidz Al-Qur’an Juz 29 dan 30 Pada Siswa Kelas Atas Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah. Profesi Pendidikan Dasar, 5(2), 185–192.
Wahidmurni, W. (2017). Pemaparan metode penelitian kualitatif.
Zalfani, A. (2022). Pengaruh Metode Talaqqi Terhadap Kemampuan Menghafal Al-Qur’an Siswa Di SMPIT Al-Fityah Pekanbaru. Universitas Islam Riau.
Zimmerman, M. A. (2000). Empowerment theory: Psychological, organizational and community levels of analysis. In Handbook of community psychology (pp. 43–63). Springer.
Zulfikar, E. (2019). Living Qur’an: Konstruksi Metode Tahfidz Al-Qur’an Di Majelis Qira’ah Wat Tahfidz Pondok Pesantren Murattil Al-Qur’an Lirboyo Kota Kediri. Maghza: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 4.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Irnawati, Syifa Sopiah, Siti Aminah, Nur Laela Kusumah Dewi, Yayan Mulyana (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Seluruh artikel yang diterbitkan di Mufassir: Jurnal Studi Al-Qur’an dan Tafsir dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0).
Penulis mempertahankan hak cipta atas karya ini dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal ini.
Pengguna diperbolehkan untuk membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, menelusuri, atau menautkan ke teks lengkap artikel ini dengan menyebutkan sumber aslinya.










