Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pendampingan Literasi Al-Qur’an: Model Praktik Profesi Mahasiswa dengan Metode Qira’ati dan Talaqqi

Penulis

  • Siti Chodijah UIN Sunan Gunung Djati Bandung Penulis
  • Siti Mariam UIN Sunan Gunung Djati Bandung Penulis
  • Nabih Annajahy UIN Sunan Gunung Djati Bandung Penulis
  • Hilma Lailatul Ghina UIN Sunan Gunung Djati Bandung Penulis
  • Muhammad Rival Ash Siddiqi UIN Sunan Gunung Djati Bandung Penulis

Kata Kunci:

pedagogi Al-Qur’an, pembelajaran layanan, pemberdayaan masyarakat, pendidikan berbasis pesantren, Sumedang

Abstrak

Pondok pesantren tetap menjadi mitra strategis bagi program pemberdayaan literasi Al-Qur’an berbasis masyarakat, namun banyak di antaranya masih menghadapi keterbatasan tenaga pengajar dan ketimpangan kualitas bacaan santri. Artikel pengabdian ini melaporkan pelaksanaan Praktik Profesi Mahasiswa (PPM) oleh sembilan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Sunan Gunung Djati Bandung, bermitra dengan Pondok Pesantren Darul Qur’an Al-Islami, Cimalaka, Sumedang, sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis literasi Al-Qur’an. Kegiatan ini bertujuan membantu Madrasah Huffadz pesantren memperkuat ketepatan bacaan dan konsistensi hafalan santri melalui metode Qira’ati dan Talaqqi, sekaligus melatih mahasiswa dalam pendampingan komunitas secara autentik. Pengabdian dilaksanakan selama satu bulan menggunakan pendekatan pengembangan masyarakat partisipatif berbasis aset (asset-based community development) yang terdiri atas asesmen kebutuhan, perencanaan bersama fasilitator, pendampingan langsung pada kelas tahsin dan tahfidz, partisipasi dalam pengajian kitab kuning serta kegiatan ekstrakurikuler, dan evaluasi bersama pimpinan pesantren. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara informal, dan dokumentasi lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa pendampingan mahasiswa secara nyata meringankan rasio pembimbing-santri pada kelas tajwid Qira’ati dan memperkuat koreksi berbasis musyafahah pada sesi hafalan Talaqqi, sementara santri menunjukkan peningkatan kedisiplinan dalam setoran harian dan murajaah. Kendala yang ditemukan meliputi benturan jadwal piket santri, lemahnya koordinasi awal antara kampus dan pesantren, serta minimnya pembekalan manajerial bagi mahasiswa. Program ini menunjukkan bahwa pendampingan mahasiswa yang terstruktur dapat berfungsi sebagai strategi pemberdayaan dua arah yang murah biaya untuk menjaga keberlangsungan pedagogi Al-Qur’an di pesantren dengan sumber daya manusia terbatas, dengan syarat koordinasi kelembagaan dan penjadwalan diperkuat.

Referensi

Abdurahman, A. (2018). Budaya disiplin dan ta’zir santri di pondok pesantren. Al-Riwayah: Jurnal Kependidikan, 10(1), 29–57. https://doi.org/10.32489/al-riwayah.152

Akbar. (2016). Metode tahfidz Al-Qur’an di pondok pesantren Kabupaten Kampar. Jurnal Ushuluddin. https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/ushuludin/article/view/1517

Alfitri. (2011). Community development: Teori dan aplikasi. Pustaka Pelajar.

Alhamuddin, Aziz, H., Inten, D. N., & Mulyani, D. (2020). Pemberdayaan berbasis Asset Based Community Development (ABCD) untuk meningkatkan kompetensi profesional guru madrasah di era Industri 4.0. International Journal of Community Service Learning, 4(4), 321–331.

Apriadi, D., Hidayat, N., & Nizhamuddin, A. B. (2022). Kuliah Kerja Nyata: Pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan pendampingan pendidikan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Paguntaka, 1(1), 25–30.

Arofiq, & El-Yunusi, M. Y. M. (2024). Pendampingan baca tulis Alquran anak melalui metode Qiroati di Musholla Al-Ikhlas Pakalongan Sampang. ARDHI: Jurnal Pengabdian Dalam Negeri, 2(6).

Dewan Pembina Qira’ati. (t.t.). Pedoman pembelajaran metode Qira’ati. Lembaga Qira’ati Pusat.

Harweli, D., & Aprison, W. (2024). Pesantren: Problematika dan solusi pengembangannya. Journal on Education, 6(2), 12058–12068.

Hidayat, N. (2024). Peran kegiatan pengabdian masyarakat dalam penguatan pendidikan keagamaan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(1), 55–66.

Hidayat, R. (2018). Penerapan metode Qira’ati dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an santri. Jurnal Pendidikan Islam, 7(2).

Hidayati, N. (2020). Metode pembelajaran Qira’ati untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di TPQ Al-Musyarafah Gadingmangu Perak Jombang [Skripsi, IAIN Kediri]. Etheses IAIN Kediri. https://etheses.iainkediri.ac.id/2408/

Huzali, I., & Ikhsan, M. F. (2024). Implementasi manajemen peserta didik program tahfidz santri putra Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi dalam minat tilawatil Qur’an. ARDHI: Jurnal Pengabdian Dalam Negeri, 2(1), 99–107.

Joni, R., Rahman, A., & Yanuarti, E. (2020). Strategi guru agama desa dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an warga desa. JOEAI: Journal of Education and Instruction, 3(1), 59–74.

Kamal, F. (2020). Model pembelajaran sorogan dan bandongan dalam tradisi pondok pesantren. Paramurobi: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(2), 15–26. https://doi.org/10.32699/paramurobi.v3i2.1572

Kolb, D. A. (2015). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). Pearson Education.

Mulyani, S. (2016). Metodologi pembelajaran Al-Qur’an di lembaga pendidikan Islam. Pustaka Pelajar.

Oktaviani, R., & Asyari, H. (2024). Evaluasi program literasi Al-Qur’an di Pondok Pesantren Al-Hikmah. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(1), 34–45.

Rahman, M. I., & Nurhasanah, S. (2023). Optimalisasi pembelajaran Al-Qur’an berbasis teknologi informasi di pesantren. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 9(2), 120–135. https://doi.org/10.14421/jpai.v9i2.355

Reksiana, Putri, Z. Z., & Husaeni, B. A. (2025). Sosialisasi pembelajaran Al-Qur’an melalui metode demonstrasi dan praktik dalam meningkatkan literasi keagamaan santri di Ponpes Al-Basyir Bogor. Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(2). https://doi.org/10.59066/jppm.v4i2.1284

Suyadi. (2015). Strategi pembelajaran pendidikan Islam. Remaja Rosdakarya.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.