Resepsi Qori dan Qori'ah terhadap Praktik Tilawah Al-Qur'an: Studi Living Qur'an di UPTQ UIN Bandung

Penulis

  • Delisha Fitriany UIN Sunan Gunung Djati Bandung Penulis
  • Yedi Kuswandi UIN Sunan Gunung Djati Bandung Penulis
  • Asep Abdul Muhyi UIN Sunan Gunung Djati Bandung Penulis

Kata Kunci:

fenomenologi, lembaga kemahasiswaan, living qur'an , qori dan qoriah , resepsi al-qur'an, tilawah

Abstrak

Kajian Living Qur'an menjadi pendekatan yang relevan untuk memahami fenomena Al-Qur'an sebagai praktik yang hidup melalui tilawah, nagham, dan penghayatan spiritual, khususnya melalui kerangka resepsi Ahmad Rafiq yang membedakan dimensi estetis, fungsional, dan eksegetis. Unit Pengembangan Tilawatil Qur'an (UPTQ) UIN Sunan Gunung Djati Bandung merupakan lembaga kemahasiswaan yang secara intensif membina praktik tilawah sejak 1991, namun pengalaman subjektif dan bentuk resepsi para qori dan qori'ahnya belum banyak diteliti secara mendalam, khususnya dalam konteks lembaga kemahasiswaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk resepsi qori dan qori'ah terhadap praktik tilawah Al-Qur'an di UPTQ UIN Bandung, serta mengungkap bagaimana tradisi tilawah yang dijalankan berkontribusi dalam membentuk pribadi qur'ani pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap enam informan yang dipilih secara purposif, yakni qori dan qori'ah pengurus dan anggota aktif UPTQ dengan pengalaman minimal satu tahun, serta observasi partisipatif terbatas terhadap kegiatan pembinaan tilawah di Masjid Iqomah Kampus 1 UIN Bandung. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis fenomenologis interpretatif dengan merujuk pada tipologi resepsi (Rafiq, 2014, 2021) dan perspektif fenomenologi (Ahimsa-Putra, 2012). Hasil penelitian ini menemukan bahwa resepsi qori dan qori'ah UPTQ bersifat majemuk dan berlapis. Dimensi estetis menempati posisi paling dominan sebagai penggerak utama, di mana keindahan tilawah dihayati sebagai perpaduan antara ketepatan teknis, penguasaan nagham, dan penghayatan makna ayat. Dimensi fungsional hadir melalui ritual persiapan individual maupun kolektif yang mencerminkan keyakinan bahwa tilawah mensyaratkan kesucian lahir dan batin. Dimensi sosial-komunal terwujud dalam peran UPTQ sebagai ruang dakwah, kekeluargaan, dan jaringan lintas kampus. Dimensi eksegetis tumbuh secara organik dan sekunder sebagai dampak dari intensitas praktik estetis. Temuan ini menegaskan bahwa UPTQ berfungsi sebagai institusi Living Qur'an kemahasiswaan yang komprehensif.

Referensi

Ahimsa-Putra, H. S. (2012). Fenomenologi Agama: Pendekatan Fenomenologi untuk Memahami Agama. Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan. https://doi.org/10.21580/WS.2012.20.2.200

Aji, M. H., Hilmi, M., Rahman, M. T., & others. (2021). The Living Qur’an as a Research Object and Methodology in the Qur’anic Studies. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Al Faris, M., Darajat, A., Sageri, I., & others. (2025). Perbandingan Corak Tafsir Berdasarkan Perbedaan Struktur Otoritas Keagamaan dan Konteks Politik-Sosial. Mufassir: Jurnal Ilmu Tafsir Dan Studi Al-Qur’an, 1(1).

Amelia, R., Nurdiani, W., Maulana, M. F., & others. (2025). Tafsir Mahmud Yunus dalam Kerangka Teori Al-Farmawi: Analisis Metode, Sumber, dan Corak Sosial. Mufassir: Jurnal Ilmu Tafsir Dan Studi Al-Qur’an, 1(1).

Aminullah, M. (2015). Haflah Tilawat al-Qur’an dalam Tradisi Masyarakat Kota Bima. Mutawatir, 5(1), 158–178.

Ghoni, A., & Saloom, G. (2021). Idealisasi metode living qur’an. Himmah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 5(2), 413.

Handayana, S., & Rezi, M. (2018). MTQ; Antara Seni Membaca Alquran dan Politik Akomodasionis Pemerintah terhadap Umat Islam. Islam Transformatif: Journal of Islamic Studies, 2(2), 133–142.

Hasninadia, D., Rifaldi, F., & others. (2025). Analisis Metode dan Corak Penafsiran Kiai Shaleh Darat dalam Tafsir Faidh ar-Rahman melalui Hermeneutika Sosio-Historis Fazlur Rahman. Mufassir: Jurnal Ilmu Tafsir Dan Studi Al-Qur’an, 1(1).

Hs, M. A., & Parninsih, I. (2021). Living Qur’an dalam Studi Qur’an di Indonesia (Kajian Atas Pemikiran Ahmad Rafiq). Hermeneutik, 15(1), 1.

Irsyadi, N., Warliza, W., & Mujahid, A. (2024). Resepsi Estetis Terhadap Seni Baca Al-Qur’an di Majelis Tilawah Al-Qur’an Ummul Qura Sungai Lulut Kabupaten Banjar. Al Washliyah: Jurnal Penelitian Sosial Dan Humaniora, 2(2), 89–104.

Jamil, M., & Aswadi, A. (2025). Reconstructing Qur’anic Reception Typology in Pesantren: Extending A. Rafiq’s Theory. El Harakah: Jurnal Budaya Islam, 27(2).

Jannah, M. (2016). Musabaqah Tilawah Al-Qur’an Di Indonesia (Festivalisasi Al-Qur’an Sebagai Bentuk Resepsi Estetis). Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin, 15(2), 87–95.

Karimah, S. A., Hasna, A. A., Mulyana, M. B., & others. (2025). Analisis Metodologi Penafsiran dalam Tafsir Kemenag RI Al-Qur’an dan Tafsirnya Berdasarkan Teori Metode Tafsir ‘Abd al-Ḥayy al-Farmawi. Mufassir: Jurnal Ilmu Tafsir Dan Studi Al-Qur’an, 1(1).

Kuswandi, Y., Syibromalisi, A. Z., Muhyi, A. A., & others. (2025). Tradisionalisme, Metodologi Penafsiran, dan Lokalitas Budaya Jawa dalam Tafsir al-Iklil fi Ma’ani al-Tanzil: Analisis Epistemologi Tafsir Nusantara Abdul Mustaqim. Mufassir: Jurnal Ilmu Tafsir Dan Studi Al-Qur’an, 1(1).

Lukita, J., & Rohmaniyah, I. (2024). Praktik Egalitarian Di Panggung Mtq Indonesia: Telaah Pemikiran Anne K. Rasmussen. Jurnal Kajian Islam Modern, 10(02), 10–21.

Mahfudhiyah, S., & Aini, A. F. (2022). Resepsi Estetis: Seni Baca Al-Qur’an dalam Acara Pernikahan. Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin, 8(1), 92–109.

Moleong, L. J. (2017a). Metodologi penelitian kualitatif/Lexy J. Moleong.

Moleong, L. J. (2017b). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Putra, A., Yasir, M., & Riau, U. (2018). Kajian Al-Qur’an Di Indonesia (Dari Studi Teks Ke Living Qur’an). Majalah Ilmu Pengetahuan Dan Pemikiran Keagamaan Tajdid, 21(2), 13–22.

Rafiq, A. (2014). The Reception of the Qur’an in Indonesia: A Case Study of the Place of the Qur’an in a Non-Arabic Speaking Community.

Rafiq, A. (2021). The Living Qur’an: Its Text and Practice in the Function of the Scripture. Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an Dan Hadis, 22(2), 469–484.

Rahmawati, D., Nurromadhon, S., & others. (2025). Telaah Metodologis Tafsir Nur al-Ihsan Perspektif al-Dhahabi: Analisis Sumber Tafsir, Riwayat, dan Corak Penafsiran. Mufassir: Jurnal Ilmu Tafsir Dan Studi Al-Qur’an, 1(1).

Rasmussen, A. K. (2001). The Qur’an in Indonesian daily life: The public project of musical oratory. Ethnomusicology, 30–57.

Rizky, K. D., Fitriany, D., Alifrasmadi, H., & others. (2025). Metodologi Penafsiran Quraish Sihab dalam Tafsir al-Misbah Perspektif as-Suyuti. Mufassir: Jurnal Ilmu Tafsir Dan Studi Al-Qur’an, 1(1).

Rurin, A. M. (2018). Resepsi Alquran Dalam Tradisi Pesantren Di Indonesia (Studi Kajian Nagham Alquran Di Pondok Pesantren Tarbitayul Quran Ngadiluweh Kediri). Al-Bayan: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 3(2).

Suryati, S. (2017). Teknik Vokalisasi Seni Baca A l-Qur’an dalam Musabaqoh Tilawatil Qur’an. Promusika, 5(1), 47–52.

Suryati, S., Simatupang, G. R. L. L., & Ganap, V. (2016). Ornamentasi Seni Baca Al-Qur’an dalam Musabaqoh Tilawatil Qur’an sebagai Bentuk Ekspresi Estetis Seni Suara. Resital: Jurnal Seni Pertunjukan, 17(2), 67–74.

UPTQ UIN SGD Bandung. (2012). Selayang Pandang UPTQ UIN Sunan Gunung Djati Bandung. https://uptquinsgd.blogspot.com/2012/12/selayang-pandang.html

Wahidah, F., Amir, A. M., & Fansuri, F. (2024). Methodological Challenges in Living Qur’an Studies from Academic Publication in Indonesian Islamic University. Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian, 65–79.

Zazila, Z., Dewi, N. L. K., Hisan, W., & others. (2025). Analisis Metodologi Tafsir Perspektif Manna Khalil al-Qattan dalam Tafsir al-Ibriz Karya KH. Bisri Mustofa. Mufassir: Jurnal Ilmu Tafsir Dan Studi Al-Qur’an, 1(1).

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.