Penguatan Literasi Al-Qur’an Siswa SMA Negeri melalui Program Praktik Profesi Mahasiswa: Pengalaman di SMAN 24 Bandung

Penulis

  • Astri Alvita Dewi UIN Sunan Gunung Djati Bandung Penulis
  • Naila Nur Saffana UIN Sunan Gunung Djati Bandung Penulis
  • Rahman Hidayat UIN Sunan Gunung Djati Bandung Penulis
  • Faridz Arnelsyah UIN Sunan Gunung Djati Bandung Penulis
  • Acep Dani Ramdani UIN Sunan Gunung Djati Bandung Penulis

Kata Kunci:

literasi Al-Qur’an, living Qur’an, pengabdian masyarakat, praktik profesi mahasiswa, tahṣīn

Abstrak

Rendahnya literasi Al-Qur’an di kalangan siswa sekolah menengah atas negeri merupakan tantangan pendidikan yang bersifat kronis dan memerlukan solusi sistematis serta kreatif. Artikel pengabdian ini melaporkan pelaksanaan program Praktik Profesi Mahasiswa (PPM) yang dijalankan oleh delapan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, di SMAN 24 Bandung pada 15 Januari–21 Februari 2026. Program pengabdian dirancang menggunakan pendekatan Participatory Action dan diimplementasikan melalui tiga sumbu kegiatan utama: (1) pembelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti (PABP) menggunakan metode tanya jawab, ceramah, dan diskusi; (2) pembelajaran materi Al-Qur’an melalui penjelasan tafsir, kontekstualisasi asbāb al-nuzūl, dan implementasi nilai dalam kehidupan sehari-hari; serta (3) pembelajaran tahṣīn melalui metode talaqqī dan sorōgan yang dilengkapi program halāqah Qur’an Care. Hasil program menunjukkan: peningkatan kompetensi membaca Al-Qur’an pada siswa yang mengalami defisiensi dasar, tumbuhnya kesadaran dan motivasi intrinsik untuk mempelajari Al-Qur’an, meningkatnya keaktifan dalam pembelajaran di kelas, serta terbentuknya budaya belajar Qur’ani di lingkungan sekolah.

Referensi

Al-Nawawi, Y. I. S. (t.t.). Al-Majmū’ syarh al-Muhadhdhab. Dār al-Fikr.

Al-Qattan, M. K. (2011). Studi ilmu-ilmu Al-Qur’an (M. Halim, Terj.). Pustaka Litera AntarNusa. (Karya asli diterbitkan 1973)

Al-Suyūṭī, J. (2008). Lubāb al-nuqūl fī asbāb al-nuzūl (T. Hamami, Terj.). Pustaka Amani.

Azra, A. (2014). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi di tengah tantangan milenium III (Edisi ke-2). Kencana.

Bringle, R. G., & Hatcher, J. A. (1996). Implementing service learning in higher education. Journal of Higher Education, 67(2), 221–239. https://doi.org/10.2307/2943981

Darajat, Z. (2011). Ilmu jiwa agama (Edisi ke-17). Bulan Bintang.

Fauzi, A., & Anwar, K. (2021). Model halaqah sebagai strategi penguatan literasi Al-Qur’an di sekolah umum. Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 145–162. https://doi.org/10.14421/jpi.2021.102.145

Freire, P. (1970). Pedagogy of the oppressed (M. B. Ramos, Terj.). Herder and Herder.

Hasanah, U. (2022). Efektivitas metode talaqqi dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa SMA. Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam, 4(1), 78–94. https://doi.org/10.30868/jipai.v4i1.2234

Ilyas, M., & Yusuf, M. (2020). Peta kemampuan baca Al-Qur’an siswa SMA negeri di Jawa Barat: Analisis deskriptif. Jurnal Pendidikan Agama Islam Indonesia, 1(1), 23–38. https://doi.org/10.35316/jpaii.v1i1.805

Kemendikbudristek. (2022). Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 033/H/KR/2022 tentang Capaian Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka. Kemendikbudristek.

Kementerian Agama RI. (2019). Laporan survei indeks literasi Al-Qur’an nasional 2019. Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI.

Lickona, T. (2012). Character matters: Bagaimana membantu anak mengembangkan penilaian yang baik, integritas, dan kebajikan penting lainnya (J. A. Wamaungo & J. A. Tantowi, Terj.). Bumi Aksara.

Majid, A., & Andayani, D. (2012). Pendidikan karakter perspektif Islam. Remaja Rosdakarya.

Mansur. (2007). Pendidikan anak usia dini dalam Islam. Pustaka Pelajar.

Marzuki. (2015). Pendidikan karakter Islam. Amzah.

Muhaimin. (2019). Rekonstruksi pendidikan Islam: Dari paradigma pengembangan, manajemen kelembagaan, kurikulum hingga strategi pembelajaran (Edisi ke-3). RajaGrafindo Persada.

Mustofa, I. (2021). Program literasi Qur’ani di sekolah umum: Model dan implementasinya. Jurnal Studi Al-Qur’an, 17(1), 1–22. https://doi.org/10.21009/JSQ.017.1.01

Nata, A. (2020). Ilmu pendidikan Islam (Edisi ke-2). Kencana.

Paul, R., & Elder, L. (2006). Critical thinking: Tools for taking charge of your learning and your life (2nd ed.). Pearson Prentice Hall.

Reason, P., & Bradbury, H. (Eds.). (2008). The SAGE handbook of action research: Participative inquiry and practice (2nd ed.). SAGE Publications.

Rohimin. (2007). Metodologi ilmu tafsir dan aplikasi model penafsiran. Pustaka Pelajar.

Sagala, S. (2013). Konsep dan makna pembelajaran: Untuk membantu memecahkan problematika belajar dan mengajar (Edisi ke-11). Alfabeta.

Shihab, M. Q. (2012). Tafsir al-Mishbah: Pesan, kesan, dan keserasian al-Qur’an (Vol. 1–15, Edisi ke-9). Lentera Hati.

Shulman, L. S. (1987). Knowledge and teaching: Foundations of the new reform. Harvard Educational Review, 57(1), 1–22. https://doi.org/10.17763/haer.57.1.j463w79r56455411

Syafrudin, U., Mujahid, A., & Kurniawan, S. (2021). Buta aksara Al-Qur’an di kalangan generasi muda: Penyebab dan solusinya. Jurnal Ulumul Qur’an, 2(1), 55–74. https://doi.org/10.31538/juq.v2i1.1455

Tomlinson, C. A. (2001). How to differentiate instruction in mixed-ability classrooms (2nd ed.). ASCD.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Whitman, N. A. (1988). Peer teaching: To teach is to learn twice. ASHE-ERIC Higher Education Report No. 4. ERIC Clearinghouse on Higher Education.

Zuchdi, D. (2011). Pendidikan karakter dalam perspektif teori dan praktik. UNY Press.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.